Kemaren nyaris seharian gua jalan sama revi.. ngobrol ngalor ngidul, ampe akhirnya ke pembicaraan yang sedikit berat.. (harap maklum, kami bisa ngomong gak penting dari mulai gosip sekitar kita sampai pembahasan berat badan..
) kita bicara tentang TAKDIR..
Pada dasarnya gua dan revi menyadari bahwa hidup setiap orang adalah siklus standard.. Lahir - Hidup - Mati.. atau kalau mau lebih panjang.. Lahir - Sekolah - Kerja - Nikah - Punya Anak - Punya Cucu - Mati... (meski gak semua bisa berkesempatan merasakan ini semua.. tapi secara umum bisa diterima lah ya...)
Misteri terbanyak tentang kehidupan ada pada fase hidup itu sendiri.. sering kali banyak hal diluar kendali yang menyakitkan saat dihadapi, tapi kemudian menjadi lucu ketika di kenang...
OK, disini gua mau bahas sedikit tentang takdir terkait dengan rejeki. Semakin bertambah umur gua, maka gua semakin merasa bahwa rejeki memang di luar kendali kita.. Bahkan sang Maha Baik telah mencatat dalam surat cintanya: "Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan kami telah meninggikan sebahagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat mempergunakan sebagian yang lain. Dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan." QS. Az Zukhruf:43 Kemudian dinyatakan juga “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir. Di tiap-tiap bulir ada seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” QS. Al-Baqarah:261. Dahsyat kan..
Ketika gua membaca ayat ini gua jadi menganalisa.. kenapa ya selama ini dikatakan bahwa sedekah itu membuka pintu rejeki?? Bahkan dengan ganjaran yang luar biasa.. Maka dari pemikiran sederhana gua.. gua ber-sok-tau menyimpulkan bahwa.. ketika kita terbiasa untuk bersedekah, maka kita telah memberikan kontribusi terhadap kehidupan ini.. menunjukkan kepedulian, kasih sayang, dan tentu saja menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain.. Maka Allah titipkan kepada kita rejeki yang lebih banyak lagi... sehingga kita dapat memberi lebih banyak lagi... "Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya." QS. Al Baqarah : 233.. Subhanallah... Luar biasa ya.. Kita memberi, bukannya kehilangan, malah mendapatkan keberlimpahan.. Bismillah, mudah-mudahan dibukakan pintu hatiku untuk gemar bersedekah... 
akhir-akhir ini tema tentang diet lagi berkeliaran di sekitar gua.. kayaknya emang udah masanya metabolisme kita menurun, atau emang karena sekarang ini cenderung banyak diemnya daripada bergeraknya, mengingat sekarang jadi orang kantoran yang berkutat dibelakang komputer, udah punya uang sendiri jadi bebas mau jajan makanan apapun plus males jalan kaki... hehe...